Jumat, 22 September 2017

Petunjuk Penyelenggaraan Kebijakan Manajemen Risiko Dalam Gerakan Pramuka

Posted by on Jumat, 22 September 2017
Petunjuk Penyelenggaraan Kebijakan Manajemen Risiko Dalam Gerakan Pramuka NOMOR: 227 TAHUN 2007 - Gerakan Pramuka menjadi bagian yang penting dalam pendidikan nonformal dan menyediakan program rekreatif edukatif yang membantu kaum muda Indonesia untuk berkembang secara emosional, intelektual, sosial, spiritual dan fisik. Kesadaran terhadap risiko selalu menjadi fokus Gerakan Pramuka di dalam pelaksanaan program untuk kaum muda, dalam lingkungan yang menyediakan sumber-sumber pembelajaran dari pengalaman serta praktek.
Kebijakan Manajemen Risiko dalam Gerakan Pramuka untuk melengkapi proses yang telah ada, serta untuk memastikan bahwa risiko yang terkait dengan aktivitas yang dilakukan dapat disadari dan dikelola dengan baik.
Risiko adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam sebagian aspek kehidupan sehari-hari. Kita semua secara terus-menerus melakukan pengelolaan risiko, kadang-kadang disadari, dan kadang-kadang tanpa disadari, tetapi tidak selalu dengan cara yang sistematis. Pada sebagian waktu, kejadian berisiko itu tampak jelas, misalnya di dalam penyelenggaraan sebuah latihan, sebaliknya pada waktu-waktu lain, risiko tidak akan telihat jelas dan mungkin dapat muncul dalam bentuk penerapan peraturan baru atau perubahan kebijakan.
Manajemen Risiko merupakan hal yang mendasar dalam manajemen yang efektif pada semua fungsi dan aktivitas organisasi. Hal ini meliputi pengelolaan risiko yang bersifat internal maupun eksternal, misalnya: pendekatan sistematik yang dapat digunakan untuk meminimalkan dan mengelola risiko yang berhubungan dengan penyelenggaraan kegiatan bagi kaum muda dalam skala kecil maupun dalam skala besar. Pendekatan risiko yang sama dapat digunakan pada pengenalan atau penerapan peraturan baru. Bagaimanapun dan kapanpun risiko muncul, kita harus dapat secara sistematis mengidentifikasi, menganalisa, mengevaluasi, dan memberikan 14Kwartir Nasional Gerakan Pramuka intervensi pada risiko sesuai dengan tingkat keseriusan risiko.
Petunjuk Penyelenggaraan Kebijakan Manajemen Risiko Dalam Gerakan Pramuka
Manajemen Risiko merupakan sebuah proses baku yang terdiri atas langkah-langkah, yang ketika dilakukan dalam urutan-urutan tertentu, memungkinkan perbaikan yang berkesinambungan dalam proses perencanaan, pelaksanaan maupun dalam pengambilan keputusan, kebijakan manajemen risiko akan dianalisa paling tidak satu kali dalam setahun.

proses) atau dampak negatif (seperti kerusakan atau kehilangan).
Konteks:
Lingkup fungsi atau aktivitas sesuai dengan titik penting organisasi.
Kontrol:
Kebijakan, praktek, standar, prosedur, dan perubahan fisik yang diimplementasikan untuk menghilangkan efek negatif dari risiko.
Aktivitas Utama:
Program Gerakan Pramuka dan aktivitas terkait yang dirancang untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka.
Kerusakan:
Konsekuensi negatif – finansial atau yang lain. Kerusakan bukan hanya terbatas pada Gerakan Pramuka; hal ini juga mungkin mempengaruhi masyarakat, pemerintah, atau lembaga/organisasi lain (lihat juga kehilangan).
16Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Dampak :
Kombinasi efek pada organisasi dari kecenderungan serta konsekuensi dari risiko yang muncul.
Kecenderungan:
Probabilitas atau frekuensi dari sebuah kejadian yang mungkin muncul.
Kehilangan:
Konsekuensi negatif – finansial atau yang lainnya. Kehilangan bukan hanya terbatas pada Gerakan Pramuka; hal ini mungkin mempengaruhi masyarakat, pemerintah, atau lembaga/organisasi lain (lihat juga kerusakan).
Pengurus:
Semua pengurus Gerakan Pramuka (relawan atau yang lainnya). Hal ini meliputi juga, dan tidak terbatas pada, Andalan, Pelatih, Pembina, Pimpinan Kwartir, tapi meliputi juga Koordinator Kegiatan, Pimpinan Kontingen.
Risiko Residual:
Tingkatan risiko yang masih tersisa sesudah perlakuan kontrol dan saat manajemen risiko telah diaplikasikan
Risiko:
Kemungkinan terjadinya sesuatu yang akan berdampak pada tujuan Gerakan Pramuka. �Risiko juga mengukur konsekuensi dan kecenderungan.
Risiko Strategis:
Merupakan risiko kegagalan perencanaan.
Risiko Keuangan:
Merupakan risiko kegagalan pengendalian keu-angan.
Risiko Operasional:
Merupakan risiko tindakan manusia, baik disengaja maupun tidak disengaja.
Risiko Teknis:
Merupakan risiko yang melibatkan kegagalan atau kerusakan peralatan dan infrastruktur seperti kebakaran, ledakan, bencana alam atau sabotase.
Risiko Sumber Daya:
Merupakan risiko interupsi “bisnis” seperti kehilangan SDM, kekurangan atau ketiadaan sumber daya.
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka17
Pengukuran Risiko:
Sebuah proses sistematis yang mencakup penemuan risiko, pengukuran dampak, serta penentuan tingkat risiko yang dapat diterima, berdasarkan pada prioritas manajemen, standar yang ditentukan sebelumnya, dan kriteria spesifik seperti tingkatan risiko target.
Kesadaran Risiko:
Menjadi pengamat yang teliti serta proaktif dalam mencari peluang untuk mengurangi risiko.
Manajemen Risiko:
Penggunaan sistematik dari kebijakan dan proses manajemen yang dirancang untuk mengidentifikasi, menganalisa, mengevaluasi serta memberikan perlakuan pada risiko, dan mengembangkan budaya dalam Gerakan Pramuka untuk mempertimbangkan dengan cermat kesempatan potensial dan juga efek negatif.
Daftar Risiko:
Sebuah database yang terpusat pada risiko yang teridentifikasi dan berhubungan dengan rencana untuk meredakannya. Database semacam ini terdapat pada register utama atau salah satu dari subregister yang dikembangkan pada tiap-tiap lokasi yang sesuai.
Perlakuan Terhadap Risiko:
Seleksi dan implementasi pilihan-pilihan yang tepat untuk berhubungan dan melakukan tindakan penanggulangan risiko.
Stakeholder:
Orang-orang dan organisasi yang mungkin mempengaruhi, dipengaruhi, atau mempersepsikan diri mereka sebagai pihak yang dipengaruhi oleh keputusan atau aktivitas yang dilakukan oleh Gerakan Pramuka.

Lebih lengkap dari informasi ini mengenai Petunjuk Penyelenggaraan beserta lampirannya Anda dapat mendownload filenya secara lenkgap pada link di bawah ini.
Download Petunjuk Penyelenggaraan Kebijakan Manajemen Risiko Dalam Gerakan Pramuka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar